Batu- Batu Kuno Diduga Peninggalan Kerajaan Islam Sumedang Larang Ditemukan pekerja proyek
Dadang
Suhaya ,sabtu 29 agustus 2015
Balai Arkeologi
Bandung menyebut sangat dimungkinkan bagian purbakala
Assalammualaikum
Wr. Wb
CIMAHI ,- Benda cagar budaya (BCB) yang diduga
peninggalan Kerajaan Islam Sumedang Larang Meski belum berwujud sempurna,
temuan itu diduga sebuah situs yang menyerupai bangunan. Hal tersebut saat para
pekerja proyek menggali dengan menggunakan cangkul dan cetok. Para Pekerja proyek menduga tumpukan batu- batu kuno
diproyek itu, Sekilas tumpukan batu batu
kuno itu membentang seperti bangunan tembok. Belum tampak wujud sempurna pada
benda itu, tetapi sekilas menyerupai bangunan dinding atau sebuah bangunan pekerja
proyek memberanikan menggali walau para pekerja proyek sedikit mengalami
kesulitan selama proses penggalian dan pengangkatan menggunakan pasilitas alat
bantu (beko)
Selain tidak berpengalaman
memperlakukan BCB, lahan situs berada di kedalaman tanah areal proyek benda
batu-batu kono diantanya berukuran cukup
besar dengan beban berat benda
berbahan dari batu-batu kuno yang tentunya cukup berat dengan kontur
Tanahnya bercampur air. sebelumnya di area sekitar lokasi belum pernah
diketemukan , kesatuan atau kelompok
batu batu kuno . setelah menemukan struktur fondasi.Berupa kesatuan
kelompok batu batu kuno Misalnya, berbentuk persegi 2 buah tumpukan batu batu
ukuran panjang 25 x lebar 14,5
sentimeter. Diatasnya, ada batu kuno yang berbentuk bangunan masjid ukuran panjang
50 xlebar 40x tinggi 40 sentimeter. Ada juga sebuah batu batu berbentuk
singgasana kerajaan (Bertuliskan kalimat toyyibah 99-804) berukuran sekitar
panjang 95 x lebar 65x tinggi 95 sentimeter dengan ketebalan 2–15 sentimeter.
Dan bentuk lainya berbentuk meja berikut dudukannya bergambar sembilan wali dan
macan (804 ),al-Qur”an ,peti, Amanat berbahan kulit , golok cabang 2 buah , 1
buah tongkat berbentuk naga, keris 2
buah ,kujang .ditemukan para pekerja
proyek diJatinangor, Kabupaten sumedang, Jawa Barat,tahun 2014 Batu batu kuno itu diperkirakan
prasasti/cagar budaya peninggalan Kerajaan Islam Sumedang Larang
Batu batu
kuno tersebut diduga peninggalan Kerajaan Islam Sumedang Larang ditemukan pekerja proyek di areal
proyek di daerah jatinangor sumedang
,Jawa Barat, tahun 2014 masehi
Secara historis Sejarah
Kerajaan Sumedang Larang (kini Kabupaten Sumedang) adalah salah satu dari berbagai kerajaan
Sunda yang ada di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Terdapat kerajaan Sunda
lainnya seperti Kerajaan Pajajaran yang juga masih berkaitan erat dengan kerajaan
sebelumnya yaitu (Kerajaan Sunda-Galuh), namun keberadaan Kerajaan Pajajaran berakhir
di wilayah Pakuan, Bogor, karena
serangan aliansi kerajaan-kerajaan Cirebon, Banten dan Demak (Jawa Tengah).
Sejak itu, Sumedang Larang dianggap menjadi penerus Pajajaran dan menjadi
kerajaan yang memiliki otonomi luas untuk menentukan nasibnya sendiri.
Dengan diterimanya benda-benda
temuan tumpukan batu-batu kuno tersebut
,dugaan situs/prasasti penemuan dari area proyek sebenarnya sudah lama. Tetapi
benda-benda temuan tumpukan batu-batu itu diserahkan secara berangsur-angsur
(satu persatu waktu kurang lebih 1 tahun ) Temuan itu sudah lama dilaporkan kami kepada perangkat desa,
kecamatan cimahi selatan dan Pemerintahan kota cimahi Balai Pelestarian Cagar
Budaya (BPCB) JawaBarat dibandung , Kepala
Seksi Budpar Diskopindagtan, Walikota pemerintahan Cimahi merekomendasikan kepala seksi kesbang beserta
jajarannya melakukan kunjungan ( 04 /02/2015 ) begitu juga Gubernur Jawa barat merekomendasikan kepala museum beserta perangkat melakukan
kunjungan untuk melihat kondisi fisik Benda-benda diduga peninggalan kerajaan
islam sumedang larang (14/07/2015), merespons,
tetapi tidak maksimal.Kami selain tidak memiliki pengalaman memperlakukan benda
cagar budaya, situs itu berada diberada dirumah tempat saya tinggal. Kapasitas
tempat penyimpanan relatip sempit membuat kami kesulitan merawatnya .
Balai Arkeologi Bandung , Urip, mengatakan bahwa melihat konstruksi batu batu kuno itu sangat dimungkinkan bagian dari purbakala. Benda buatan manusia bergerak yang berupa kesatuan atau kelompok ,atau bagian-bagiannya atau sisa-sisanya yang berumur sekurang-kurangnya 50 (limapuluh) tahun atau memiliki masa gaya yang khas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50 (limapuluh) tahun serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah ,ilmu pengetahuan dan kebudayaan
Balai Arkeologi Bandung , Urip, mengatakan bahwa melihat konstruksi batu batu kuno itu sangat dimungkinkan bagian dari purbakala. Benda buatan manusia bergerak yang berupa kesatuan atau kelompok ,atau bagian-bagiannya atau sisa-sisanya yang berumur sekurang-kurangnya 50 (limapuluh) tahun atau memiliki masa gaya yang khas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50 (limapuluh) tahun serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah ,ilmu pengetahuan dan kebudayaan
Dadang suhaya /cimahi
Telp : 085 974
536 407.
Email : dadangsuhaya70@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar